Webinar Nasional “The New Challenges in NCDs Control and Prevention in The Asia Pacific Region”

Webinar Nasional “The New Challenges in NCDs Control and Prevention in The Asia Pacific Region”

Sabtu, 26 Juni 2021, Alma Ata Graduate School of Public Health (AAGSPH) melaksanakan webinar internasional dalam lanjutan webinar series di tahun 2020. Di series kedua ini mengambil topik “The new challenges in NCDs control and prevention in the Asia Pacific Region”. Berbagai pakar diundang untuk dapat berbagi pengalaman bagaimana strategi yang diterapkan oleh masing-masing negara di Kawasan Asia Pasifik, diantaranya adalah Indonesia, Taiwan, dan Malaysia. Webinar ini mendapatkan 2 SKP IAKMI dan 1 SKP PERSAGI serta dihadiri tidak kurang dari 289 peserta yang berasal dari berbagai kalangan yang berkecimpung dalam bidang kesehatan masyarakat, antara lain mahasiswa, dosen, serta tenaga kesehatan di rumah sakit, puskesmas, dan dinas kesehatan.

Pembicara yang hadir antara lain Prof Wan Manan dari Malaysia, Prof Jane C-J Chao dari Taipei Medical University (TMU), dan Dr Helda Khusun dari SEAMEO RECFON Universitas Indonesia. Webinar ini diawali oleh sambutan Rektor Universitas Alma Ata Prof. dr. Hamam Hadi, MS, Sc.D, Sp.GK. Beliau memberikan pesan bahwa pengembangan penyakit tidak menular di dunia terus mengalami peningkatan. Negara di Kawasan Asia Pasifik menjadi salah satu bagian paling banyak memberikan kontribusi akan prevalensi penyakit tidak menular di dunia.

Kondisi sosial dan budaya dari tiap negara memberikan alas an penting untuk setiap negara bisa menentukan strategi spesifik untuk menyelesaikan masalah ini. Di Malaysia, semakin meningkatnya status gizi obesitas di kalangan remaja dan dewasa menimbulkan berbagai program kesehatan terhadap masyarakat umum sebagai upaya pencegahan penyakit kardiovaskular. Gaya hidup dan pola makan di Taiwan menjadi kunci intervensi perubahan perilaku untuk bisa menekan semakin tingginya prevalensi penyakit tidak menular. Tidak ketinggalan juga di Indonesia, berbagai program kerja berbasis masyarakat telah dibuat dan sekarang mengalami penyesuaian karena harus dilakukan di masa pandemic kali ini. Mulai dari GERMAS dan pendekatan berbasis masyarakat telah disosialisasikan kepada seluruh masyarakat untuk ikut dalam kampanye kesehatan ini.

Link Materi Webinar Series 2 : Link Materi